LUMAJANG — Peran TNI kembali menjadi garda terdepan dalam penanganan darurat pasca erupsi Gunung Semeru. Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir mendampingi Kasdam V/Brawijaya Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si meninjau langsung wilayah terdampak dan lokasi pengungsian di Kecamatan Pronojiwo, Sabtu (22/11/2025).
Dengan mengerahkan personel dari Kodim 0821/Lumajang, dan Yonif 527/By, TNI memastikan seluruh proses evakuasi, perlindungan warga, hingga distribusi bantuan berjalan tanpa hambatan. Peninjauan dimulai dari SDN 04 Supiturang, tempat ratusan warga mengungsi sejak erupsi terjadi.
Dalam kunjungan tersebut, Danrem turut mendampingi penyaluran 19 jenis bantuan kemanusiaan yang diperuntukkan bagi kebutuhan dasar pengungsi, mulai dari logistik, perlengkapan balita, pakaian, hingga kebutuhan harian. Kehadiran TNI di lapangan menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir di tengah situasi darurat.
Danrem 083/Bdj Kolonel Inf Kohir menegaskan bahwa seluruh jajaran TNI telah disiagakan untuk mendukung penanganan bencana secara cepat dan terukur.
“TNI akan selalu hadir untuk rakyat, terutama dalam kondisi darurat seperti ini. Sejak erupsi terjadi, kami langsung bergerak membantu evakuasi, pengamanan jalur, dan memastikan bantuan sampai ke masyarakat,” tegas Danrem.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi TNI, Polri, BPBD, dan pemerintah daerah dalam memulihkan kondisi pasca-erupsi.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Dusun Sumbersari, Desa Supiturang, salah satu titik terdampak terparah. Rombongan melihat langsung kondisi permukiman dan jalur rawan guna memetakan langkah penguatan pengamanan dan pendampingan masyarakat.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Korem 083/Baladhika Jaya dalam mendukung percepatan penanganan pasca-erupsi Semeru dan memastikan pelayanan kemanusiaan kepada warga berjalan optimal.(Penrem083)
