Diliwati ae

follow us


Malang - Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel Inf Kohir meninjau langsung progres pembangunan jembatan gantung Garuda penghubung antar desa di Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Sabtu (3/1). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat akan akses penyeberangan yang aman dan layak.


Jembatan gantung Garuda tersebut dibangun sebagai sarana penghubung antar wilayah yang selama ini masih terkendala keterbatasan infrastruktur. Sebelum adanya jembatan, warga harus memutar cukup jauh dan melewati jalan raya yang padat untuk beraktivitas, baik menuju sekolah, lahan pertanian, maupun pusat kegiatan ekonomi. Kondisi itu dinilai tidak efisien dan berisiko terhadap keselamatan.


Dalam peninjauan tersebut, Kolonel Inf Kohir menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurutnya, jembatan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi memiliki dampak besar terhadap peningkatan kualitas hidup warga, terutama dalam mendukung mobilitas, pendidikan, dan perekonomian desa.


Pembangunan jembatan gantung Garuda ini merupakan bagian dari program bantuan pemerintah yang berfokus pada penguatan infrastruktur pedesaan. Program tersebut diarahkan untuk membuka keterisolasian wilayah, mempercepat konektivitas antar desa, serta mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di daerah yang memiliki hambatan geografis.


Jembatan gantung Garuda ini dirancang untuk dapat digunakan oleh pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Dengan jarak tempuh yang lebih singkat dan jalur yang lebih aman, diharapkan risiko kecelakaan dapat diminimalkan, terutama bagi anak-anak sekolah dan petani yang beraktivitas sejak pagi hingga sore hari.


Kolonel Inf Kohir juga mengapresiasi sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung kelancaran pembangunan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya secara berkelanjutan oleh warga.


Dengan terbangunnya jembatan gantung penghubung antar desa ini, mobilitas masyarakat di wilayah Sumberpucung diharapkan semakin lancar. Akses menuju fasilitas pendidikan, distribusi hasil pertanian, serta aktivitas sosial dan ekonomi warga diyakini akan meningkat, seiring terbukanya konektivitas yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan. (*)

Baca Juga:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini
Buka Komentar